Justin Kluivert Jalani Operasi Lutut, Peluang Tampil di Piala Dunia 2026 Terancam
Bola Jitu – Kabar kurang menggembirakan datang dari Justin Kluivert. Penyerang Bournemouth sekaligus anggota timnas Belanda itu dipastikan harus menjalani tindakan operasi akibat cedera lutut yang dialaminya. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar terkait peluangnya tampil di Piala Dunia 2026.
Justin, yang merupakan putra dari mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert, mengalami masalah pada lutut kirinya saat Bournemouth menghadapi Arsenal dalam lanjutan Premier League, 3 Januari 2026. Pada laga tersebut, ia terpaksa meninggalkan lapangan sekitar 15 menit sebelum pertandingan usai. Bournemouth akhirnya kalah tipis 2-3 dari pemuncak klasemen Liga Inggris itu.
Pernyataan Resmi Bournemouth
Tak lama setelah pertandingan, pihak klub mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kondisi sang pemain. Bournemouth memastikan Justin Kluivert harus naik meja operasi dan akan menepi cukup lama demi proses pemulihan.
“AFC Bournemouth mengonfirmasi bahwa Justin Kluivert akan menjalani operasi setelah mengalami cedera pada lutut kiri dalam pertandingan Premier League melawan Arsenal,” demikian pernyataan klub.
“Pemain berusia 26 tahun tersebut akan absen dari aktivitas pertandingan selama masa rehabilitasi dan akan mendapatkan dukungan penuh dari tim medis serta staf performa klub.”
“Seluruh elemen klub mendoakan yang terbaik bagi Justin dan berharap dapat segera melihatnya kembali bermain,” lanjut pernyataan tersebut.
Meski demikian, Bournemouth tidak merinci durasi absensi Kluivert, sehingga waktu kembalinya ke lapangan masih belum bisa dipastikan.
Ancaman bagi Timnas Belanda
Media Belanda, Voetbal International, menilai cedera ini berpotensi mengganggu peluang Justin Kluivert untuk ambil bagian di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara. Turnamen tersebut kini hanya berjarak sekitar lima bulan.
Sebelum tampil di ajang akbar itu, timnas Belanda dijadwalkan menjalani dua laga uji coba pada Maret 2026, masing-masing melawan Norwegia (27 Maret) dan Ekuador (31 Maret). Hingga kini, belum ada kepastian apakah Kluivert bisa pulih tepat waktu untuk mengikuti agenda internasional tersebut.
Kondisi ini tentu menjadi kerugian tersendiri bagi pelatih Belanda, Ronald Koeman, mengingat Kluivert belakangan cukup konsisten masuk dalam skuad Oranje.
Cedera Berulang dan Penurunan Performa
Cedera lutut ini menjadi masalah fisik ketiga yang dialami Justin Kluivert sejak pertengahan tahun lalu. Sebelumnya, ia sempat absen 39 hari akibat cedera betis pada periode Juli–Agustus, lalu kembali menepi selama 10 hari pada November 2025 karena masalah aduktor.
Dari sisi performa, kontribusi Kluivert musim ini juga mengalami penurunan. Ia baru mencetak dua gol dari 18 penampilan di Liga Inggris 2025/2026. Angka tersebut jauh di bawah catatannya musim lalu, saat ia mampu mengoleksi 12 gol dan 6 assist di kompetisi yang sama.
Bersama timnas Belanda, Kluivert juga masih menanti gol pertamanya setelah mencatat 11 caps. Meski belum mencetak gol, fleksibilitasnya tetap menjadi nilai lebih. Ia mampu bermain sebagai winger kiri maupun kanan, gelandang serang, hingga penyerang tengah.
Situasi Bournemouth
Di sisi klub, Bournemouth saat ini berada di peringkat ke-15 klasemen Liga Inggris setelah menjalani 20 pertandingan. Tim besutan Andoni Iraola mengoleksi 23 poin, unggul delapan angka dari zona degradasi.
Musim lalu, performa The Cherries tergolong solid dengan finis di posisi kesembilan, hanya terpaut dua peringkat dari zona kompetisi Eropa. Cedera Justin Kluivert jelas menjadi tantangan tambahan bagi Bournemouth dalam menjaga konsistensi musim ini.