Bukan Hanya Kehilangan Poin, Manchester City Juga Kehilangan Dua Pilar Pertahanan
BOLA JITU – Manchester City harus membayar mahal hasil imbang 1-1 melawan Chelsea. Bukan hanya gagal mengamankan kemenangan, tim asuhan Pep Guardiola juga menerima kabar buruk berupa cedera dua bek utama, Josko Gvardiol dan Ruben Dias.
Guardiola mengonfirmasi bahwa kedua pemain tersebut mengalami masalah fisik selama pertandingan, sebuah situasi yang menambah daftar panjang pemain City yang tengah menepi.
Keunggulan Sirna di Detik Terakhir
Bermain di kandang sendiri, Manchester City sebenarnya berada di jalur kemenangan. Gol Tijjani Reijnders pada menit ke-42 membawa The Citizens unggul hingga menjelang akhir laga.
Namun, kelengahan di masa tambahan waktu harus dibayar mahal. Chelsea berhasil mencetak gol penyeimbang di menit keempat injury time, yang sekaligus memupus harapan City meraih tiga poin penuh.
Hasil ini terasa semakin mengecewakan mengingat Chelsea baru saja melewati fase sulit setelah berpisah dengan pelatih mereka, Enzo Maresca. Posisi manajer sementara kini diisi oleh pelatih tim U-21, Calum McFarlane, yang hanya memiliki waktu terbatas untuk menyiapkan tim.
Cedera Ganda, Guardiola Mulai Khawatir
Kekecewaan Manchester City tidak berhenti pada hasil akhir. Ruben Dias dan Josko Gvardiol terpaksa meninggalkan lapangan akibat cedera, dan Guardiola mengisyaratkan bahwa kondisi keduanya cukup mengkhawatirkan.
Pelatih asal Spanyol tersebut memperkirakan kedua bek itu kemungkinan harus absen selama beberapa pekan, sebuah pukulan besar mengingat peran vital mereka di lini belakang.
Situasi ini memaksa Guardiola mengambil langkah darurat dengan menurunkan beberapa pemain akademi dari bangku cadangan karena keterbatasan opsi yang tersedia.
Daftar Cedera City Kian Panjang
Sebelum laga ini, Manchester City sudah lebih dulu kehilangan sejumlah pemain penting. John Stones, Mateo Kovacevic, Nico Gonzalez, dan Savinho masih belum bisa tampil karena cedera. Selain itu, Rayan Aït-Nouri juga absen karena tengah membela tim nasional Maroko di ajang Piala Afrika.
Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad City diuji secara serius, terutama di tengah jadwal padat kompetisi domestik dan piala.
Dampak ke Papan Klasemen
Hasil imbang melawan Chelsea membuat Manchester City gagal memangkas jarak dengan Arsenal yang masih kokoh di puncak klasemen. Kini, selisih poin dengan klub asal London Utara tersebut tetap berada di angka enam.
Dalam persaingan ketat Premier League, kehilangan poin di laga kandang menjadi kerugian besar, terutama ketika momentum seharusnya bisa dimanfaatkan.
Guardiola Tetap Percaya Mental Tim
Meski dilanda badai cedera, Pep Guardiola menegaskan bahwa Manchester City tidak akan menyerah. Ia percaya mentalitas juara yang sudah terbangun di dalam tim akan membantu mereka menemukan solusi di tengah keterbatasan.
Guardiola optimistis para pemain yang tersedia mampu mengisi peran dan menjaga performa tim hingga para pemain inti kembali pulih.
Jadwal Padat Menanti
Manchester City tidak punya banyak waktu untuk berlama-lama meratapi hasil ini. Mereka dijadwalkan menghadapi Brighton pada Kamis (8/1) dini hari WIB dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium.
Setelah itu, The Citizens akan menjamu Exeter City pada putaran ketiga Piala FA di akhir pekan, laga yang bisa menjadi kesempatan rotasi bagi skuad yang tengah pincang.
Opini: Ujian Nyata bagi Kedalaman Skuad City
Manchester City kini memasuki fase krusial musim ini. Absennya banyak pemain inti mulai berdampak pada stabilitas permainan dan konsistensi hasil.
Namun, sejarah menunjukkan bahwa tim asuhan Pep Guardiola kerap mampu keluar dari situasi sulit berkat kekuatan mental, sistem permainan, dan kedalaman skuad. Beberapa pekan ke depan akan menjadi ujian nyata apakah City masih mampu menjaga peluang dalam perburuan gelar.